Archive for » Januari, 2011 «

Jan
31

nasrudin_cover_depan

Tahu kan, Nasrudin Hoja? Dia berasal dari Anatolia, Turki. Orang bilang dia cerdas dan pandai.

Raja, Hakim, dan orang-orang pintar memang pernah ia kalahkan dengan otaknya.

Kamu pasti tertawa mendengar ceritanya. Kata orang, dia itu lucu!

Simak ceritanya yaa ….

Sobat Cilik, saking pintarnya, Nasrudin pernah mengelabui seorang profesor, lho. Bagaimana ceritanya?

Dikisahkan ada seorang profesor yang sombong. Ia merasa sangat pintar dalam segala hal. Karenanya Nasrudin ingin sedikit memberi pelajaran pada profesor sombong ini.
“Profesor, saya ingin taruhan,” kata Nasrudin.

Profesor terbahak, “kamu pasti kalah!”

“Tentu saja, profesor kan pintar, sedangkan saya bodoh. Tapi bolehlah kita coba,” kata Nasrudin tenang.
“Jika profesor tidak dapat menjawab pertanyaan saya maka profesor harus memberi saya sepuluh dirham. Sedangkan jika saya tidak dapat menjawab pertanyaan profesor maka saya harus membayar satu dirham,” kata Nasrudin.

Profesor melotot, “itu tidak adil!”

“Justru adil. Karena profesor kan lebih pintar dariku, peluang untuk menang lebih besar,” jawab Nasrudin.

“Baiklah,” setengah bangga, profesor tersebut menyanggupi dengan yakin.

“Saya duluan yah! Hewan apa yang kakinya tiga?” tanya Nasrudin.

“Hei, tidak ada hewan berkaki tiga,” kata profesor setelah berpikir lama.

“Pertanyaan macam apa itu pula!” katanya geram.

“Aha, profesor kalah! Sepuluh dirham, kemari … sini … sini…,” Nasrudin tertawa.

Dengan berat hati profesor memberikan sepuluh dirham. Karena penasaran, profesor itu pun mengajukan pertanyaan yang sama.

“Sekarang giliran saya. Hewan apa yang kakinya tiga?” tanya Profesor cepat.

“Oh, maaf saya tidak tahu,” kata Nasrudin sambil menyerahkan satu dirham.

Ia pun melenggang pergi dengan tenang membawa uang sisa sembilan dirham.

***

Ini adalah salah satu cerita di buku: Cerita Lucu Nasrudin Hoja by Ummu Thoriq el Kanzo :)

Jan
31

Judul : Demam Gigi Jodi (novel anak)

Penulis : Ary Nilandari

Penerbit : Inti Medina (imprint Tiga Serangkai)

Bahasa : Indonesia

Halaman : 80 halaman

Cetakan : I / Januari 2010

Harga : 20.000,- IDR

ISBN : 978-979-072-018-3

Jodi memang anak yang istimewa. Ketika anak-anak pada umumnya takut ke dokter gigi, Jodi malah sengaja menemui dokter gigi. Ia nekad berjalan sendiri ke dokter Susi untuk berkonsultasi tentang giginya. Jodi mengkhawatirkan tentang giginya yang tanggal, ia curiga itu adalah gigi tetap. Pantas saja Jodi begitu yakin, karena ia mencatat setiap kejadian tentang giginya kemudian menyimpannya di toples kecil. Anak yang ajaib bukan?

Akankah keajaiban terjadi pada Jodi? Apakah gigi tetap Jodi dapat tumbuh kembali? Yuk, simak terus ceritanya Jodi yang lucu ini.

Keistimewaan “Demam Gigi Jodi” adalah tidak sekedar menghibur, namun juga sarat ilmu pengetahuan dan hikmah.

(Terbit di Kompas Minggu, 16 Januari 2011)

Jan
31

Resensi oleh: Tethy Ezokanzo

Judul : Misteri Badut Singa (Seri Jaka Sembung)

Jenis : Novel Anak

Penulis : Tria Ayu K

Penerbit : DAR MIZAN

Halaman : 132

Terbit Tahun: Oktober, 2010

Harga : 23.000,-

Kangenipus Indiahe Bangetipus adalah penyakit aneh yang diderita Vikas, anak India teman Jaka dan Sembung. Vikas pun jadi tak terkendali dan suka menyendiri. Hal ini dimanfaatkan oleh si Badut Singa. Siapa sih Badut Singa itu sebenarnya? Saatnya Jaka dan Sembung beraksi kembali. Kali ini dalam aksi penyelamatan Vikas.

Novel ini sarat dengan adegan dan dialog yang kocak. Karakter yang beragam dari berbagai bangsa menambah ramai cerita. Mereka bersahabat walaupun berbeda bangsa dan kesukaan. Ceritanya pun mengalir seru dan membuat penasaran.

Category: Review  Tags:  Leave a Comment
Jan
20

Judul Seri : 3 Menit Belajar Pengetahuan Umum

Penulis : Kim Seok-Ho

Ilustrator : Kim Seok Cheon

Penerbit : BIP (PT. Bhuana Imu Populer)

Jumlah Halaman: 193

Bahasa: Indonesia

Dunia anak adalah dunia penuh tanya. Mereka suka menanyakan apa saja. Nah, di buku ini tersedia jawaban dari pertanyaan-pertanyaan unik mereka. Misalnya “Mengapa anjing dan kucing bermusuhan?”, “Mengapa air laut asin?” dan “Mengapa bibir kita berwarna merah?”

Ada hampir 100 pertanyaan dalam setiap jilidnya, membuat anak-anak memuaskan rasa ingin tahunya. Terdiri 5 jilid yaitu: 1. Tokoh Penemu, Tubuh Kita, Lingkungan 2. Makanan, Kesehatan, Olahraga 3. Dinosaurus, Binatang, Serangga 4. Alam Semesta, Bumi, Samudera 5. Iklim, Uji Coba, Fakta Unik.

Setiap pertanyaan dipaparkan singkat dan mudah dicerna, sehingga cukup hanya 3 menit untuk memahami setiap topiknya. Semuanya disajikan dalam bentuk komik dengan gambar menarik. Pemaparan didahului dengan dialog dan kejadian lucu dari para tokoh nyentrik yaitu Ding-Dong dan teman-teman. Anak tanpa terasa mendapat jawaban dari kejadian lucu tersebut. Dialog yang menghibur dengan bahasa yang mudah difahami adalah keunggulan buku ini. Tak lupa, kesimpulan dari fakta ilmiah ditambahkan di setiap akhir topik.

Category: Review  Tags:  Leave a Comment
Jan
20

Kalian pernah makan Sayur bayam bukan? Sayur bayam disamping rasanya lezat juga baik untuk kesehatan. Tapi tahukah kalian kalau sayur bayam mengandung racun? Hiy.. ngeri yah. Tapi racun itu tidak akan muncul asal kita cermat mengolahnya.

Berikut ini adalah tipsnya agar terhidar dari racun bayam:

1. Jangan Dipanaskan Ulang

Bayam banyak mengandung zat besi atau senyawa Ferro ( Fe2+ ) yang baik bagi tubuh. Namun jika dipanaskan ulang , akan terjadi proses oksidasi pada sayur bayam. Oksidasi adalah proses pengikatan oksigen. Maka Fe2+ akan berubah menjadi Fe3+ atau senyawa Ferri yang beracun bagi tubuh.

2. Jangan Dimakan Lebih Dari 5 Jam

Selain mengandung besi, bayam juga mengandung Nitrat (NO3). Tapi jika terlalu lama bersentuhan dengan udara maka akan berubah menjadi Nitrit (NO2) yang lagi-lagi beracun. Maka sayur bayam harus segera dimakan begitu matang. Setelah lebih dari 5 jam, jangan dimakan lagi yah.

Menurut John S Wishnok, bayam segar yang baru dicabut dari persemaiannya telah mengandung senyawa Nitrit kira-kira sebanyak 5 mg/kg. Bila bayam disimpan di lemari es selama 2 minggu, kadar Nitrit akan meningkat sampai 300 mg/kg. Dengan kata lain, dalam 1 hari penyimpanan, senyawa Nitrit akan meningkat 21 mg/kg (7%).

Efek toksik (meracuni tubuh) yang ditimbulkan oleh Nitrit bermula dari reaksi oksidasi Nitrit dengan zat besi dalam sel darah merah, tepatnya di dalam hemoglobin (Hb).

Kalian tahu apa fungsi hemoglobin? Salah satu tugas hemoglobin adalah mengikat oksigen untuk disalurkan ke seluruh organ tubuh. Ikatan Nitrit dengan hemoglobin, disebut Methemoglobin, mengakibatkan hemoglobin tidak mampu mengikat oksigen. Jika jumlah methemoglobin mencapai lebih dari 15% dari total hemoglobin, maka akan terjadi keadaan yang disebut Sianosis, yaitu suatu keadaan dimana seluruh jaringan tubuh manusia kekurangan oksigen. Jika hal ini terjadi pada bayi dikenal dengan nama “Blue Baby”.

Efek toksik lainnya adalah kemampuan Nitrit bereaksi dengan Amino sekunder dapat membentuk senyawa yang dapat menyebabkan kanker.

3. Jangan Masak Bayam di Panci Besi/aluminium

Karena senyawa Ferro tadi akan bereaksi dengan bahan panci besi atau alumunium.

Mudah bukan? Ingat-ingat saja untuk: memilih bayam yang masih segar, langsung dimakan begitu matang, jangan terlalu lama disimpan di kulkas.

Nah kalian sudah tahu tentang racun bayam ini dan cara menghindarinya.. Jadi walaupun bayam bisa beracun, jangan takut makan bayam yah. Karena bayam itu bergizi tinggi loh.

Setiap 100 gram bayam mengandung:

Protein = 3.5 g

Lemak = 0.5 g

Karbohidrat = 6.5 g

Kalsium = 267 g

Besi = 3.9 mg

Serat = 0.8 g

Makanya bayam disebut-sebut sebagai “King Of Vegetable” sehingga Popeye juga makan bayam untuk menambah kekuatan. Kalian ingin sehat dan kuat bukan? Ayo makan bayam dari sekarang. Dan beritahu ibumu bagaimana mengolah bayam yang baik. Oke?

(by Tethy Ezokanzo, Mei 2010)

Category: Buah Pena  Tags:  Leave a Comment
Jan
16

(resensi oleh: Tethy Ezokanzo)

Judul : Demam Gigi Jodi (novel anak)

Penulis : Ary Nilandari

Penerbit : Inti Medina (imprint Tiga Serangkai)

Bahasa : Indonesia

Halaman : 80 halaman

Cetakan : I / Januari 2010

Harga : 20.000,- IDR

ISBN : 978-979-072-018-3

Jodi memang anak yang istimewa. Ketika anak-anak pada umumnya takut ke dokter gigi, Jodi malah sengaja menemui dokter gigi. Ia nekad berjalan sendiri ke dokter Susi untuk berkonsultasi tentang giginya. Jodi mengkhawatirkan tentang giginya yang tanggal, ia curiga itu adalah gigi tetap. Pantas saja Jodi begitu yakin, karena ia mencatat setiap kejadian tentang giginya kemudian menyimpannya di toples kecil. Anak yang ajaib bukan?

Akankah keajaiban terjadi pada Jodi? Apakah gigi tetap Jodi dapat tumbuh kembali? Yuk, simak terus ceritanya Jodi yang lucu ini.

Keistimewaan “Demam Gigi Jodi” adalah tidak sekedar menghibur, namun juga sarat ilmu pengetahuan dan hikmah. Walapun alur cerita terkesan lambat dan diulang-ulang tapi novel ini cukup menarik untuk terus disimak.

(Terbit di Kompas Minggu, 16 Januari 2010)

Category: Review  Leave a Comment
Jan
16

(resensi oleh: Tethy Ezokanzo)

Judul : Misteri Payung Terbakar

Jenis   : Novel Anak

Penulis : Iwok Abqary

Penerbit : DAR MIZAN

Halaman : 172

Terbit Tahun: Juni, 2010

Harga : 29.000,-

ISBN : 9789790663527

Bagaimana rasanya, jika hendak bertamu tiba-tiba terjadi kebakaran di rumah tersebut? Tragisnya penghuni rumah sedang pergi. Itulah yang dialami Dhika dan Arif. Mereka sedang mengisi liburan dengan mengerjakan tugas mengunjungi perajin payung geulis. Namun naas, baru saja datang malah dihadapkan dengan kasus kebakaran misterius.

Sebagai detektif cilik tentu Dhika dan Arif tidak tinggal diam. Apalagi mereka dituduh sebagai penyebab kebakaran. Apa usaha Dhika dan Arif dalam memecahkan misteri tersebut? Simak dalam novel “Misteri Payung Terbakar”. Benar-benar seru dan menegangkan!

Jalinan ceritanya mudah diikuti dengan gaya penuturan yang sederhana dan huruf yang besar-besar. Semua itu membuat buku ini nyaman buat kita baca.

(Terbit di Kompas Minggu, 24 Oktober 2010)

Jan
16

bolaJudul : Aku Ingin Menjadi Pemain Sepak Bola

Jenis : Pictorial Book

Penulis : Ira Lathief

Penerbit: Esensi

Jumlah Halaman: 32

Terbit Tahun: 2010

Harga : 30.500,-

ISBN : 9792554106

Sepak Bola adalah salah satu permainan yang bisa kita temui dimana saja. Siapa saja boleh ikyt main, entah sudah bisa apalagi yang belum bisa. Kelihatannya bermain sepak bola hanya sekedar menendang bola, berebut dan memasukkan gol ke gawang.

Tatacara dan peraturan persepakbolaan sering kita ketahui lewat permainan langsung. Sambil bermain kita belajar mana yang boleh mana yang enggak boleh dilakukan agar permainan tetap sportif, juga istilah-istilah yang khas pada sepak bola.

Ada sebuah buku yang bisa dijadikan panduan kita penggemar sepak bola. Di buku ini kita jadi tahu bahwa sepak bola adalah sebuah profesi yang unik. Siapa yang tidak mengenal nama Bambang Pamungkas? Kamu sebagai penggemar dan pemain sepak bola tentu sering melihat permainannya. Dengan membaca buku ini, kita akan mengenal lebih dekat Bambang Pamungkas.

(Terbit di Kompas Minggu, 27 Juni 2010)

Jan
16

(resensi oleh: Tethy Ezokanzo)

Judul : Princess Seruni (pictorial book)

Penulis : Ali Muakhir

Penerbit: Little Serambi

Bahasa : Bilingual

Jumlah Halaman: 32

Terbit Tahun: Januari 2010

Princess Seruni adalah kisah dari Banten yang menggambarkan cinta seorang ibu kepada anaknya yang berperangai buruk. Bahkan, si ibu rela mengorbankan nyawanya dengan masuk ke kawah panas untuk mengembalikan wujud anaknya yang dikutuk menjadi batu. Akankah pengorbanan si ibu berbuah?

Dikemas dengan dua bahasa, Indonesia dan bahasa Inggris, buku ini mengajak kita membiasakan diri membaca dalam bahasa Inggris. Tak ketinggalan ilustrasi gambar yang penuh warna dan lembar kerja mewarnai di akhir buku, menambah buku ini semakin menarik. Buku Princess Seruni tidak sekedar menghibur tapi juga mendidik

(Terbit di Kompas Minggu, 2 Mei 2010)

Jan
13

banner_writingcontest

Penulis: Tethy Ezokanzo

“Dor!” tubuh besar itu tersungkur.

Tak lama kemudian seorang pemburu berwajah datar keluar dari rimbunan semak.

“Splash!” parang diayunkan ke kepalanya.

“Sroot!” darah mengucur deras dari dahi.

Pemburu berwajah datar tertawa lebar, di tangannya tergenggam cula yang telah memerah oleh darah. Sang pemilik cula hanya merintih menunggu ajal. Ia ditinggalkan begitu saja. Tersungkur tanpa daya.

Hatinya merintih, “Apa salahku?”

Yah, dia tidak bersalah sama sekali. Keserakahan manusia semata yang membuatnya menderita. Demi sebuah cula, Badak Jawa meregang nyawa.

Padahal badak adalah binatang yang cinta damai. Ia nyaris tidak punya musuh dan lebih sering hidup menyendiri. Badak menghindari perkelahian dan tidak menyerang duluan. Tapi herannya badak terus diburu manusia sehingga hidupnya tidak lagi damai. Jumlah Badak Jawa semakin hari kian menyusut dan sekarang ini hampir punah!

Hanya Bercula Satu

badak-jawa1Sumber gambar : blog.unila.ac.id/gnugroho

Badak Jawa disebut juga Badak Bercula Satu (Rhinoceros sondaicus) . Satu dari lima spesies badak yang masih ada. Badak Jawa masuk genus yang sama dengan Badak India. Ciri-ciri Badak Jawa adalah memiliki kulit bermosaik menyerupai baju baja. Badak ini memiliki ukuran panjang  sekitar 3 meter dan tinggi sekitar 1,5 meter. Beratnya mencapai 900-2300 kilogram.

Culanya hanya satu dan berukuran kecil. Namun cula inilah yang membawa petaka baginya. Cula Badak Jawa adalah yang paling diincar dan paling mahal. Harganya $30.000 per kilogram! . Harga yang mahal ini membuat para pemburu liar tergiur. Mereka terus memburu dan menjual cula Badak Jawa dengan cara ilegal.

Terancam Punah

bdk_born

Bayi Badak

Sumber gambar : wwf.or.id

Tahukah Anda, berapa jumlah Badak Jawa yang tersisa sekarang? Tidak lebih dari 60-70 ekor saja!

Sebetulnya perburuan dan penjualan badak dilarang. Telah dibuat juga Konservasi Badak di Taman Nasional Ujung Kulon. Jumlah Badak disana diperkirakan 40-50 ekor.

Selain itu di Taman Nasional Cat Tien, Vietnam diperkirakan ada sekitar 8 ekor. Juga disiapkan tempat konservasi alternatif di Taman Nasional Halimun Gunung Salak, Jawa Barat. Di sini diduga pernah menjadi habitat Badak Jawa sehingga ia diharapkan ia bisa hidup dan berkembang biak dengan baik.

Tapi pemburu liar terus saja mengincar tidak peduli itu adalah lahan konservasi. Selain karena perburuan, jumlah badak semakin sedikit karena sulit berkembang biak.  Badak Jawa melahirkan setiap 3-5 tahun sekali. Lama mengandung 16 bulan dan hanya melahirkan satu ekor anak saja. Bayi badak dipelihara hingga umur 2 tahun, setelah itu ia akan dilepas oleh induknya untuk hidup mandiri. Walaupun begitu masih ada harapan bagi Badak Jawa untuk terus lesatari karena harapan hidupnya cukup panjang, dapat mencapai usia 50 tahun.


Makanannya pun Ikut Langka

badak

Biarkan Aku Hidup Tenang

Sumber gambar : ujungkulontour.com

Badak Jawa adalah hewan herbivora yang suka makan bermacam-macam tumbuhan. Dalam sehari ia makan 50 kg!

Selain tumbuhan ia juga perlu makan garam. Makanya ia suka terlihat sedang minum air laut.

Karena butuh makan banyak, Badak Jawa akan menjelajah sampai sejauh 10 km. Namun semakin hari semakin sulit menemukan makanan. Ini disebabkan luas hutan dan keanekaragaman hayati yang juga semakin mengecil. Daerah jelajah badak juga semakin menyempit terpinggirkan oleh laju pembangunan dan pembukaan hutan.

Miris. Dari hari ke hari kondisi Badak Jawa semakin memprihatinkan. Diburu, kehilangan daerah jajahan, kekurangan makanan, sulit berkembang biak dan akhirnya sakit.

Akankah kita diam saja menyaksikan nasib si badak yang sedang menunggu kepunahan? Bisa jadi beberapa tahun ke depan, kita hanya tahu badak di museum atau lewat gambar saja.

Cinta Damai

logosaverhino

Walaupun badannya besar dan tampak seram, tapi Badak Jawa tergolong binatang pemalu dan cinta damai, loh. Ia tidak suka menyerang kecuali ketika mereka berkembang biak dan apabila seekor inang mengasuh anaknya.

Cula badak yang tajam secara alamiah bukan untuk menyerang. Ia menggunakan  culanya untuk menggali kubangan lumpur. Berkubang dalam lumpur adalah kebiasaan semua badak. Hal ini untuk menjaga kelembaban kulitnya dan membantu mencegah penyakit dan parasit. Namun mereka lebih sering memakai kubangan yang sudah ada dibanding menggali sendiri.

Cula badak barulah digunakan untuk menyerang jika ada musuh yang menganggu. Misalnya ketika ada manusia atau pemburu mendekat, badak akan berubah menjadi agresif. Ia akan menyerang dengan gigi serinya di rahang bawah dan menikam ke atas dengan kepalanya. Sifat anti sosial ini mungkin merupakan adaptasi terhadap tekanan populasi. Karena secara alami Badak Jawa tidak memiliki musuh. Satu-satunya musuh adalah manusia yang terus memburunya! . Badak yang cinta damapi pun menjadi agresif jika terus menerus diusuik.

Jadi Biarkan mereka hidup damai. Yuk, kita kampanyekan perlindungan Badak Jawa!


Klasifikasi Ilmiah

Kerajaan: Animalia

Filum: Chordata

Kelas: Mammalia

Ordo: Perissodactyla

Famili: Rhinocerotidae

Genus: Rhinoceros

Status Konservasi

250px-status_iucn23_crsvg

Artinya: kritis

poached_rhino

Badak kehilangan cula

Foto oleh: Bibhab Talukdar dari Aaranyak, Assam.

(Tulisan ini untuk lomba Writing Contest – Green Your Mind. Ayo pada ikutan, kita hijaukan pola pikir, hijaukan Bumi ^-^)

Tethy Ezokanzo adalah penulis dari Bandung. Suka menulis tentang hewan dan lingkungan. Beberapa artikelnya tentang Fauna, dimuat di majalah Bravo. Ia juga menulis buku tentang lingkungan (Serial Love Earth) bersama suaminya Rofiq Iqbal, yang kebetulan adalah dosen Tehnik Lingkungan ITB. Buku tersebut  sedang dalam proses penerbitan.

Category: Buah Pena  Tags: , ,  2 Comments